Meriahkan Maulid Nabi 1448 H, Warga Ie Masen Kayee Adang Masak 24 Belanga Kuah Beulangong

Banda Aceh – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H telah dilaksanakan dengan penuh kebersamaan di Mesjid An-Nur Gampong Ie Masen Kayee Adang, pada Sabtu, 5 September 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Gampong Ie Masen Kayee Adang. Pelaksanaannya turut bekerja sama dengan Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) An-Nur Gampong Ie Masen Kayee Adang.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini terasa istimewa. Selain menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

 

Seluruh rangkaian kegiatan Maulid dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat Gampong Ie Masen Kayee Adang.

Semangat kebersamaan diwujudkan melalui tradisi ripe bersama. Warga secara sukarela ikut berpartisipasi dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan kenduri Maulid.

Melalui kegiatan tersebut, nilai gotong royong dan kepedulian antarwarga kembali diperkuat. Setiap warga mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Gampong Ie Masen Kayee Adang. Selain pekerjaan menjadi lebih ringan, hubungan silaturahmi juga semakin erat.

 

Salah satu kegiatan utama dalam persiapan Maulid adalah memasak Kuah Beulangong, masakan khas Aceh yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat.

Untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kali ini, sebanyak 24 belanga Kuah Beulangong telah dimasak secara bersama-sama.

Proses memasak dilakukan dengan semangat gotong royong. Warga berkumpul dan bekerja bersama sejak persiapan hingga masakan selesai disajikan.

Suasana kebersamaan terlihat dalam setiap tahapan. Ada warga yang mempersiapkan bahan, mengolah bumbu, memasak, hingga membantu proses pembagian makanan.

Tradisi memasak Kuah Beulangong bukan hanya menghadirkan hidangan khas Aceh. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat.

Kuah Beulangong Dibagikan kepada Penyumbang dan Anak Yatim

Setelah dimasak, Kuah Beulangong kemudian dibagikan kepada para penyumbang dana yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Maulid.

Sebagian masakan juga diberikan kepada anak-anak yatim. Pembagian tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam momentum peringatan Maulid Nabi.

Dengan demikian, semangat berbagi tidak hanya dirasakan oleh warga yang hadir dalam kegiatan. Namun, kebahagiaan juga dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa tradisi kenduri Maulid masih memiliki nilai sosial yang kuat di tengah masyarakat Aceh.

 

Pada sore hari, Kuah Beulangong yang telah dipersiapkan kemudian disajikan kepada masyarakat dan para tamu undangan.

Penyajian hidangan tersebut menjadi bagian dari Khenduri Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Mesjid An-Nur Gampong Ie Masen Kayee Adang.

Warga dan tamu undangan berkumpul dalam suasana penuh keakraban. Hidangan khas Aceh tersebut dinikmati bersama sebagai wujud syukur dan kebersamaan.

Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah gampong, pengurus masjid, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Gampong Ie Masen Kayee Adang menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat.

Tradisi ripe bersama, memasak Kuah Beulangong, hingga pelaksanaan kenduri menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih terus dijaga.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial. Nilai berbagi juga diwujudkan melalui pemberian makanan kepada para penyumbang dan anak yatim.

Melalui peringatan Maulid ini, masyarakat tidak hanya mengenang keteladanan Nabi Muhammad SAW. Namun, masyarakat juga diajak untuk terus menjaga persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan.

Semoga semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, tradisi positif masyarakat Gampong Ie Masen Kayee Adang dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Mesjid An-Nur Gampong Ie Masen Kayee Adang pun menjadi momentum penuh makna. Kebersamaan, gotong royong, dan semangat berbagi telah menjadi bagian dari indahnya peringatan Maulid tahun ini.